📰 Publikasi Kegiatan – Praktik Bersama Simulasi Bencana IPE–PKKB Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

📰 Publikasi Kegiatan

 

Praktik Bersama Simulasi Bencana IPE–PKKB Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Tasikmalaya, 12 November 2025

 

Pusat Pengembangan Pendidikan (PUSBANGDIK) Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya telah sukses menyelenggarakan Praktik Bersama Simulasi Bencana (Interprofessional Education – Penanggulangan Krisis Kesehatan dan Bencana / IPE–PKKB) pada Rabu, 12 November 2025.

Kegiatan ini melibatkan 512 mahasiswa tingkat III dari berbagai program studi dan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kapasitas calon tenaga kesehatan dalam menghadapi situasi krisis kesehatan dan bencana.

🎯 Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini dirancang untuk:

  • Memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat.
  • Melatih koordinasi dan kolaborasi lintas profesi (IPE) pada saat bencana.
  • Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam triase, sistem komando insiden, dan pelayanan gawat darurat.
  • Mengembangkan empati, kesiapsiagaan, serta kemampuan komunikasi dalam situasi krisis.

👥 Peserta dan Mitra Kegiatan

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari enam  program studi di Kampus Tasikmalaya:

Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Farmasi, Kesehatan Gigi, dan Rekam Medis & Informasi Kesehatan.

Acara ini juga didukung oleh:

  • Tim BPBD Kota Tasikmalaya (narasumber & pendamping lapangan)
  • Tim Dinas Kesehatan dan PSC 119 Kota Tasikmalaya

📌 Rangkaian Simulasi

Simulasi berjalan melalui tiga skenario utama, yaitu:

  1. Simulasi Evakuasi Mandiri Bencana Gempa Bumi

Peserta melakukan evakuasi dari lantai 3 Gedung Direktorat ke titik kumpul, sesuai prosedur standar keselamatan.

Kegiatan berlangsung tertib dan seluruh peserta dapat teridentifikasi melalui proses roll call.

  1. Simulasi Penanggulangan Krisis Kesehatan Akibat Gempa Bumi

Mahasiswa berperan sebagai korban, tenaga kesehatan, hingga tim tanggap darurat.

Dalam skenario ini dilatih kemampuan:

  • Pertolongan pertama
  • Triase
  • Evakuasi korban
  • Koordinasi antarprofesi
  1. Simulasi Penanggulangan Krisis Kesehatan Akibat Keracunan Makanan

Peserta mempraktikkan respon terhadap kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan di sebuah desa.

Mahasiswa melaksanakan:

  • Penanganan korban
  • Analisis dan penelusuran sumber makanan
  • Triase
  • Dokumentasi dan pelaporan insiden

📊 Hasil & Evaluasi

Hasil evaluasi dari BPBD dan PSC 119 menunjukkan:

Skenario 1 (Evakuasi Mandiri)

  • Berjalan sangat baik dan tertib.
  • Proses penurunan tangga dan identifikasi peserta dilakukan sesuai standar.

Skenario 2 (Krisis Akibat Gempa)

  • Peran korban dan tenaga kesehatan dilakukan dengan baik.
  • Ditemukan catatan penting untuk perbaikan:
    • Tenaga kesehatan harus lebih disiplin dalam prioritas korban merah (gawat darurat).
    • Proses evakuasi/rujukan perlu menyesuaikan SOP penanganan bencana.

Skenario 3 (Keracunan Makanan)

 

  • Mahasiswa memahami dan melaksanakan prosedur dengan baik.
  • Perlu peningkatan pada:
    • Kecepatan dan ketepatan triase
    • Pengendalian situasi agar tidak panik saat menangani korban

Secara umum

Mahasiswa telah menunjukkan kerja sama, komunikasi, dan kolaborasi lintas profesi yang sangat baik — sesuai tujuan pembelajaran IPE.

📣 Penutup

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi situasi krisis kesehatan.

Simulasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk membentuk tenaga kesehatan yang tangguh, kompeten, dan siap berkolaborasi dalam berbagai kondisi darurat.